Senin, 05 Februari 2024

BIRTHDAY GIRL !!

 Halooo My GIRLLLL !!

It’s been a long time since we met last time right? I know u miss me more than everything haha.

You know dear, it’s your day. Oh My God. TURNING 23!!

SELAMAT ULANG TAHUN YAA TEMANKU YANG BAIK HATI SEPERTI IBU PERI, MESKI KADANG CEREWET SEKALI BUT I LOVE YOU TO THE MOON AND BACK.

Yas, aku selalu mendoakan kebaikan untukmu. Semoga panjang umurmu barokah. Semoga semua rasa lelahmu berbalas indah dan menjadi lilah. Semoga air mata di malam-malam panjang yang sepi menjadi air mata bahagia di kemudian hari.

Kadang, aku berpikir kenapa ya dunia ini begitu jahat dengan orang-orang baik sepertimu. Meski berapa kalipun aku meracau didepanmu tentang hal itu, kau hanya tertawa seakan hal itu biasa saja. Tidak ada beban di pundakmu rasanya.

Yas, aku bersyukur Tuhan mengirimkan manusia sepertimu untukku. Menemani 4 tahun perkuliahan yang mungkin terasa membosankan. Membersamai lika-liku hidupku yang berulang kali aku hampir menyerah dibuatnya. Kau selalu ada disana meski dengan kerecehanmu yang membuatku geleng-geleng kepala. Tak habis pikir aku, kok bisa ya. Terimakasih ya Yas, for everything u give to me.

Yas, It’s been so hard for us lately. I know, don’t deny it again and again. Nggapapa loh sehari dua hari memberikan waktu untuk diri sendiri. Nggapapa banget buat ngga mikirin apapun. Di kamar doang, netflix an sampe bosen, atau karaokean sepanjang hari. It’s fine. Kita semua perlu mengisi energi dan istirahat dari peliknya hari hari yang dijalani. Jangan selalu menjadi yang terdepan untuk semua hal. Jangan terus berlari, sesekali berjalanlah, istirahat sebentar ngga akan jadi masalah.

Teruntuk salah satu wanita terkuat yang pernah kutemui. Jadilah seperti ini selalu sampai kita bertemu lagi dan lagi. Tetap kuat, tetap sabar, tetap baik, tetap penyayang, tetap rendah hati, dan tetap receh tentunya.

Semoga apapun yang sedang kau usahakan, akan kembali kepadamu dengan hasil yang jauh lebih baik dari harapan. Terimakasih sudah memberikan contoh anak pertama perempuan yang kuat dan tegar. Terimakasih sudah membuatku mengenal lebih jauh arti syukur. Terimakasih untuk selalu mengingatkan kesalahanku. Terimakasih sudah kuat menjadi human diaryku wkwk. Terimakasih untuk selalu menjadi temanku 4 tahun ke belakang. Semoga kita masih berjalan bersama melewati tahun demi tahun ke depan ya. Meskipun pasti kita bakalan jarang kontak apalagi ketemu.

Ohyaa, semoga nanti kita beneran bisa umroh bareng ya bwezztiie. Semoga pertemanan ini membawa kita lebih dekat kepadaNya. Semoga kita selalu saling menasihati meskipun kadang diri sendiri yang lebih butuh dinasihati. Wish we together till Jannah, Aamiin.

Maaf ya yas, I was not there in your special day. I’m sorry I can’t give u anything in ur birthday. Hal terbaik yang bisa ku beri padamu adalah menyebut namamu di setiap doa yang kupanjatkan. Semoga, semua doa yang melangit kembali ke bumi dengan ridhaNya.

Harusnya ini sudah selesai ngetiknya, tapi gapapa. I know u will read it wkwk. Do u remember, ur bday gift last year is SEMPRO right!! Semoga Allah hadiahkan kepadamu lebih lebih lebih indah lagii di ulangtahunmu yang sekarang yaa. AAMIINNNNNNN !!

Terimakasih ya sudah membaca sampai habis. Tidak usah menangis, simpan air matamu untuk hal indah yang menanti. INSYAA ALLAHHH AAMMIINNNNN !!

Okeey, Byeee Luvvv !!

Semoga kita bisa ketemu yaaa soon, aamiin.

Can’t wait to see u soonerr!!!

 

 

Your lovely beautiful, kindest and sweetiest fwendd ever after,

ME

Selasa, 09 Mei 2023

Random Story (1)

 Hi, it's been a long time since I'm here. 

How are you? I wish everything will be alrtight, Aamiin.

Gimana semuanya? berjalan sesuai planning di awal? seperti yang kita inginkan? Sepertinya plus minus ya, rasanya tidak mungkin semuanya serba baik-baik saja, pasti ada kurangnya. It's okay to falling down sometimes. 

Menjadi dewasa ternyata memuakkan ya. Kita tidak bisa hanya memikirkan perasaan kita saja. kita harus memikirkan perasaan orang-orang yang berhubungan dengan kita. Kita tidak bisa menangis di sembarang tempat layaknya ketika kita tidak dibelikan mainan oleh mama waktu kecil. Ah, sangat rindu masa-masa itu. 

Bagaimana ya kabar mama sekarang? Apakah mama masih bangga dengan anak perempuannya yang satu ini. Apakah mama merasa bahagia memilikiku di dunia ini? Atau mama menyembunyikan semua kekecewaannya dengan senyuman yang selalu dihadirkan ketika bersamaku? Maaf ya ma, benih yang kau tanam lamban berbuah. Sangat lamban.

Ma, ternyata semakin bertambah usia tidak semenyenangkan itu ya. Kenapa mama tidak pernah memberitahu sebelumnya bahwa manusia tidak sebaik bayangan anakmu di masa kecilnya??

Bagaimana mama bisa bertahan, tetap berdiri tegak dengan senyuman terbaik yang mama miliki sampai sekarang? Aku selalu bertanya tanpa pernah mendapatkan jawabannya.

Hari ini, adalah hari kesekian aku tidak baik-baik saja tanpa bisa melakukan apapun. Terbiasa membiasakan hal-hal menyakitkan berlalu begitu saja ternyata tidak baik juga. Tapi menanggapinya juga tidak terdengar lebih baik. Kemudian sekali lagi, aku kembali mendengarkan lagu lagu Bring Me The Horizon ataupun Avenged Sevenfold untuk menghibur air mata yang tidak berhenti mengalir entah sejak kapan. Playlist lamaku yang telah terkubur, bertumpuk-tumpuk dengan lagu lagu western terbaru ternyata masih memiliki feels yang sama.

Dulu, saat bertengkar dengan mama, aku hanya akan mengunci diriku didalam kamar dengan musik bervolume keras kemudian menangis sampai mataku sembab. Now, I realized that I can’t do that again, and it’s really sad.

Semakin hari aku semakin menyadari bahwa no one loves me more than my moms love. Penyeslan akan selalu berada dibelakang, dan selalu kedatangannya tidak berguna. Mungkin itu arti orang-orang tua dulu berkata “daripada menyesal”. Dan ya, seperti sebelumnya tidak ada yang bisa diubah dari suatu penyesalan bukan. Pada akhirnya, di umur kita yang tak lagi remaja, yang biasa kita lakukan hanyalah berharap waktu berputar kembali menuju masa kecil kita, dimana kebahagiaan bagi kita hanyalah bermain lumpur di sawah, dan pulang ke pelukan orangtua kita di rumah.

Jumat, 01 Januari 2021

ARTIKEL JURNAL : PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM BIDANG KEILMUAN ADMINISTRASI BISNIS

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM BIDANG KEILMUAN ADMINISTRASI BISNIS




Farikhah Qumaitoturrohmah

NIM: 3119026

qumairotur18@gmail.com

PRODI S1 ADMINISTRASI BISNIS

FAKULTAS BISNIS DAN BAHASA

UNIVERSITAS PESANTREN TINGGI DARUL ULUM JOMBANG

2020

 

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang keilmuan administrasi bisnis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan studi pustaka. Penelitian ini membahas peran Teknologi Informasi dan Bisnis (TIK) dengan penerapan di lingkungan bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teknologi Informasi Komunikasi dan penerapannya pada bidang bisnis erat kaitannya. Pada akhirnya, keduanya dapat menciptakan simbiosis mutualisme yang manfaatnya saat ini dapat kita rasakan.

Kata Kunci: Teknologi Informasi, Administrasi Bisnis

 

ABSTRACT

This study aims to see how the use of information technology in the scientific field of business administration. This type of research is qualitative method. The information data was completed by Book Research. This study investigate about the function of InformationTechnology and Communication and the application of business. The results showed that the use of information has been going well and between Information Technology and the application in business area has firm of each other. At last, the two sector can make a symbiosis mutualism which give benefit for us though.

Keyword : Informatipn Technology, Business Administration

 

 

 

 

A.   PENDAHULUAN

Bisnis dan teknologi informasi merupakan dua hal yang berkaitan. Terlebih di era saat ini teknologi memiliki peran yang besar bagi aktivitas manusia. Sehingga pengaruh teknologi informasi tidak dapat diremehkan, karena proses globalisasi yang berjalan begitu cepat yang memberikan pengaruhi pada cara berpikir maupun berperilaku. Peran pentingnya teknologi informasi ini juga memberikan pengaruh pada dunia bisnis. Pada dunia bisnis teknologi membantu banyak terutama terkait sistem informasi yang terintegrasi dengan baik, yang mana sistem informasi yang terintegrasi dibangun atau dirancang untuk mengatasi sekaligus membantu para pelaku bisnis dalam menjalankan bisnis ke arah yang lebih baik. Selain itu, pekerjaan atau aktivitas yang berhubungan bisnis akan lebih mudah dengan memanfaatkan sistem kerja yang efektif dan efisien.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK terdiri dari dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Dalam kamus Oxford (1995), teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer untuk menyimpan, menganalisis, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar.

Dengan demikian Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan pemindahan informasi antar media. Teknologi informasi dan komunikasi merupakan peralatan elektronika yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak serta segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengolahan, dan transfer atau pemindahan informasi antar media (Rusman, dkk. 2012:89).



B.   METODE PENELITIAN

Teknik pengumpulan data yang diperlukan pada penelitian kali ini menggunakan metode kualitatif dan studi pustaka mengacu buku jurnal dan e-book sebagai literaturnya.

 

Metode kualitatif lebih menekankan pada pengamatan fenomena dan lebih meneliti ke subtansi makna dari fenomena tersebut. Analisis dan ketajaman penelitian kualitatif sangat terpengaruh pada kekuatan kata dan kalimat yang digunakan. Oleh karena itu, Basri (2014) menyimpulkan bahwa fokus dari penelitian kualitatif adalah pada prosesnya dan pemaknaan hasilnya. Perhatian penelitian kualitatif lebih tertuju pada elemen manusia, objek, dan institusi, serta hubungan atau interaksi di antara elemen-elemen tersebut, dalam upaya memahami suatu peristiwa, perilaku, atau fenomena (Mohamed, Abdul Majid & Ahmad, 2010).

 

Any investigation which does not make use of statistical procedures is called “qualitative” nowdays, as if this were a quality label in itself.

Definisi dari Ali dan Yusof tersebut, menekankan pada ketidakhadiran penggunaan alat-alat statistik dalam penelitian kualitatif. Hal ini tentunya untuk mempermudah dalam membedakan penggunaan metode kualitatif dengan penggunaan metode kuantitatif. Karena metode kuantitatif bergantung pada penggunaan perhitungan dan prosedur analisis statistika.

 

Studi kepustakaan adalah segala usaha yang dilakukan oleh peneliti untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang akan atau sedang diteliti. Informasi itu dapat diperoleh dari buku-buku ilmiah, laporan penelitian, karangan-karangan ilmiah, tesis dan disertasi, peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan, buku tahunan, ensiklopedia dan sumber-sumber tertulis baik tercetak maupun elektronik lain.

 

 

C.   HASIL DAN PEMBAHASAN

 

Beberapa dekade terakhir ini teknologi informasi (TI) mengemban peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan mengalami perkembangan yang sangat luar biasa. Hampir seluruh kegiatan sehari-hari kita didukung oleh TI tersebut, tidak terkecuali dalam menjalankan bisnis yang terjadi pada perusahaan, baik bidang ekonomi maupun perbankan. Perusahaan berskala besar maupun kecil hampir semuanya menggunakan teknologi informasi sebagai pendukung aktivitas yang sangat dibutuhkan dalam meningkatkan layanan bisnis yang dikelola. Salah satu peranan teknologi informasi bagi perusahaan yang paling nyata adalah semua pekerjaan akan lebih cepat dan akurat. Penerapan teknologi informasi yang efektif akan mengurangi biaya yang tidak diharapkan dan dapat meningkatkan fleksibilitas. Hal ini akan terlihat dalam alur bisnis yang menjadi lebih terorganisir dan tersentralisasi. Kebutuhan pebisnis akan efisiensi waktu dan biaya sehingga merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja.

Perkembangan TI dan kebutuhan tersebut menghadirkan berbagai aplikasi dan layanan e-business, e-commerce, e-banking dan lainnya. E-commerce adalah transaksi perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet. E-commerce sendiri merupakan bagian dari e-business. Selain teknologi jaringan, e-commerce juga menggunakan teknologi basis data (database), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-commerce tersebut. Dengan hadirnya TI juga mempermudah cara komunikasi dalam perusahaan dan juga lajurnya pengetahuan serta informasi.

Selain keuntungan dalam perusahaan, TI juga membantu perusahaan memperbaiki, merancang dan mengelola hubungan dengan pelanggan. Salah satu contohnya perkembangan TI mendukung adanya Customer Relationship Management (CRM). Hal ini memberikan keuntungan bagi perusahaan sehingga dapat lebih meningkatkan kinerja terhadap produktivitas. Dengan adanya TI juga memungkinkan pelaku bisnis untuk menjalankan aktivitas bisnis selama 24 jam. Dalam persaingan bisnis yang sangat sengit, perusahaan dapat lebih responsif terhadap perubahan pasar dengan mengutamakan konsumen sehingga akan tercipta sebuah proses bisnis dengan kinerja yang optimal.

Memanfaatkan teknologi dalam melakukan proses bisnis akan membawa dampak positif kepada perkembangan bisnis itu sendiri dan pelaku bisnisnya. Karena,bisnis yang memanfaatkan teknologi informasi akan memudahkan melakukan komunikasi. Dalam menjalankan proses bisnis tidak luput dari komunikasi, yang mana hal ini peran teknlogi informasi mendorong kecepatan dalam melakukan aktivitas tersebut. Seperti misalnya melakukan pertukaran pesan melalui e-mail antar rekan kerja ataupun menggunakan aplikasi lainnya yang berbasis internet. Selain itu, pelaku bisnis dapat dengan mudah melakukan komunikasi dengan para konsumen sehingga mengetahui kebutuhan konsumennya dengan tepat. Tentunya hal itu akan memberikan dampak yang besar dan dapat mengembangkan bisnis yang dijalankan.

Kemudian, bisnis dan tekonologi informasi yang diterapkan pada suatu perusahaan akan membantu proses monitoring pergerakan bisnis. Pelaku bisnis dapat mengetahui pergerakan bisnis dengan memanfaatkan jaringan internet dengan menggunakan report harian atau bulanan sehingga memudahkan dalam menyusun strategi kedepannya. Selain itu, pelaku bisnis juga dapat memonitoring kinerja karyawannya melalui pemanfaatan teknologi informasi. Sehingga pekerjaan akan mudah diselesaikan dan lebih praktis dibanding jika menerapkan metode manual atau tradisional.

Menghemat biaya produksi dan operasional juga termasuk dalam manfaat jika bisnis menerapkan teknologi informasi. Dengan berkembangnya teknologi informasi yang setiap hari menunjukan perubahannya membuat perusahaan dapat melakukan pengawasan atau mengkontrol biaya-biaya yang di keluarkanya setiap hari. Hal tersebut dapat membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan untuk mengurangi biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk produk sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang besar, tentu saja dengan pertimbangan pertimbangan yang matang ini dibantu oleh teknologi informasi. Terutama ketika memanfaatkan teknologi informasi untuk pemasaran seperti yang sudah disinggung diatas, yang mana tentu ini menghemat biaya karena pelaku bisnis dapat mempromosikan bisnisnya melalui sosial media seperti intagram yang sering digunakan oleh pelaku bisnis saat ini.

Selain itu, hubungan bisnis dan teknologi informasi jika diterapkan akan membuka akses informasi dan penyebaran informasi dengan mudah. Seperti yang telah diketahui jika memanfaatkan teknologi informasi untuk melakukan promosi atau kegiatan yang sifatnya mempublikasikan baik itu berupa berita, iklan, pengetahuan dan informasi lainnya melalui jaringan internet maka akan mudah tersebar dengan cepat dibandingkan dengan menggunakan cara yang konvensional seperti menggunakan surat kabar, ataupun pemasangan iklan. Tentu saja hal tersebut juga berdampak pada pengeluaran biaya yang lebih sedikit jika di bandingkan penyebaran informasi dengan cara yang konvensional yang dapat mengeluarkan biaya yang tentu tidak sedikit.

Maka, dapat dikatakan bahwa hubungan bisnis dan teknologi informasi sangatlah erat, seperti bisnis dengan persaingan ketat yang akan mati tanpa teknologi informasi. Sehingga pengaruh teknologi informasi ini terhadap aktifitas dan perilaku organisasi dalam lingkup bisnis sangat diperlukan. Selain itu hal ini tentunya akan mendukung penerapan sistem informasi agar dapat berjalan dengan baik dan selaras dengan apa yang dibutuhkan oleh manajemen organisasi bisnis itu sendiri. Akan tetapi, manfaat yang sangat banyak diberikan dalam bidang bisnis tidak menutup kemungkinan adanya penggunaan teknologi infromasi yang juga dapat disalah gunakan dalam hal yang kurang tepat.

D.   SIMPULAN

Bisnis dan teknologi informasi merupakan dua hal yang berkaitan. Terlebih di era saat ini teknologi memiliki peran yang besar bagi aktivitas manusia. Sehingga pengaruh teknologi informasi tidak dapat diremehkan, karena proses globalisasi yang berjalan begitu cepat yang memberikan pengaruhi pada cara berpikir maupun berperilaku. Peran pentingnya teknologi informasi ini juga memberikan pengaruh pada dunia bisnis. Pada dunia bisnis teknologi membantu banyak terutama terkait sistem informasi yang terintegrasi dengan baik, yang mana sistem informasi yang terintegrasi dibangun atau dirancang untuk mengatasi sekaligus membantu para pelaku bisnis dalam menjalankan bisnis ke arah yang lebih baik. Selain itu, pekerjaan atau aktivitas yang berhubungan bisnis akan lebih mudah dengan memanfaatkan sistem kerja yang efektif dan efisien.


DAFTAR PUSTAKA

Jurnal IKRA-ITH Informatika Vol 2 No 3 November 2018 ISSN 2580-4316

https://zahiraccounting.com/id/blog/bisnis-dan-teknologi-informasi-apa-hubungannya/

https://bbs.binus.ac.id/bbslab/2019/11/teknologi-informasi-dan-perkembangan-bisnis/

http://bkpsdmd.babelprov.go.id/content/perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dalam-bidang-administrasi-pemerintahan

https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/12773/Memahami-Metode-Penelitian-Kualitatif.html

 

 



Jumat, 03 Januari 2020

04.01.2020


Tentang Perselingkuhan
Mari sejenak berbicara tentang pengkhianatan. Hal yang sangat menyakitkan yang selamanya akan terkenang. Hal yang mampu merubah cara pandang dan berfikir hingga sikap atau bahkan karakter yang kita punya. Lawan dari dasar cinta, setia. Hal terburuk yang terjadi dalam cerita cinta setiap insan.
Agaknya, kita sudah tidak terkejut lagi mendengar banyaknya perselingkuhan di rumah tangga. Seperti, memang sudah kodrat dan sudah sewajarnya. Mungkin demikian pula dengan kawula muda yang tengah merajut asmara, kasmaran istilahnya. Boleh jadi pasangan yang sangat dipercaya dan tidak diragukan lagi kesetiaannya, perlahan tertangkap pula busuknya. Hingga kemudian menggores luka. Baik di hati, maupun fisik secara medis.
Marah, kecewa, ekspresi yang pantas untuk masalah ini. Tapi bagaimana apabila hati masih menginginkan dirinya? Sedang ini bukan yang pertama. Kata maaf yang tidak dihirau, kesabaran yang ditepis, ditangkis dan dibiarkan berlalu. Layaknya, tiada arti bagi pengorbanan sakit hati yang begitu membekas bahkan sampai detik ini. Luka luka yang tumbuh subur karena ditabur. Rancangan rancangan indah masa depan yang tiada berguna. Rencana membangun kehidupan berdua, bersama tawa mesra anak anak, hanya omong kosong belaka. Ternyata, janji manis itu ada ya.
Kemudian, untuk yang kedua kalinya, trauma ini ada. Semakin berkembang, berbuah menjadi ketakutan yang luar biasa. Apa kabar jiwa raga? Kali ini tengah tidak percaya pada siapa siapa. Kemudian, terbisik lirih : ketika berharap pada manusia terlalu pedih, maka sejatinya hanya Tuhanlah tempatmu kembali.
Tidak ada yang mampu kuceritakan selain ketidakmampuanku menjalani ujian yang Kau beri, Tuhan. Sebatas hari ini aku berlatih menyembunyikan lara, kemudian tertawa bahagia seakan semuanya baik baik saja. Aku tengah mengusahakan hal yang terbaik untukku. Pun aku mencoba melupakan, tapi pikiranku menolak. Sudah terlalu terkoyak. Dengan waktu bersamaan yang sesingkat ini dari cerita panjang yang kulalui. Betapa aku sungguh tak berdaya.
Beberapa langkah setelah kucoba bangkit, ingatanku mendorongku terlalu kencang hingga aku terjungkal. Betapa aku meminta tolong kepadamu namun yang kau beri hanya sengatan sengatan tajam. Sorot matamu bertubi tubi menusukku seakan aku tidak mampu menjadi pribadi yang ‘seperti biasa’ dan tidak menghargaimu. Dalam hati aku terisak, berteriak, memaki. Agaknya, kau sama sekali tidak merasa bahwa aku yang sekarang adalah hasil dari alur cerita yang kau suguhkan. Alur cerita kita, kau tambahkan dia.
Sekali lagi, hatiku tetap menginginkanmu. Kuturuti mau hatiku. Semakin perih aku dibuatnya. Rasanya, ingin aku menghapus ingatan tentang permasalah yang hina ini. Aku muak dibuatnya. Betapa melelahkan rasanya. Yang kucinta, tak lagi mampu kupercaya.

Sabtu, 30 November 2019

Dari Sudut Pandang Saya : Peranan Orang Tua dan Remaja dalam Berbagi Kisah



Sebelum masuk kedalam topik, sebelumnya perlu diketahui bahwa tulisan ini dibuat oleh gadis yang baru beranjak “remaja”. Tahun depan, baru akan memasuki usianya yang ke 19 tahun. Perkenalkan, saya sendiri. Bisa disebut, F.

Cukup dipanggil F, saya hanyalah mahasiswa baru yang beberapa bulan lalu mengikuti serangkaian kegiatan orientasi pengenalan lingkungan kampus atau acap kali disebut OSPEK. Bagi saya, lebih condong ke penekanan awal.

Langsung saja kepada topik. Saya berasal dari keluarga yang lebih dari berkecukupan. Saya bersyukur akan hal itu. Seperti anak anak di usia saya lainnya, saya pun juga memiliki tambatan hati yang usianya berbeda 5 tahun dari saya. Tidak ketinggalan, pastinya saya juga memiliki lingkar pertemanan yang berbeda beda di setiap tempat. Saya bukan anak yang aktif organisasi. Tetapi saya pun tidak bisa dibilang introvert. Saya tidak menutup diri saya, dan tidak terlalu berlebihan membuka diri saya kepada dunia.

Seiring perkembangan zaman, kemajuan teknologi semakin mutakhir, makhluk social tanpa social pun bermunculan. Tulisan ini ditujukan kepada siapapun yang merasa waktu dan ruang geraknya tersita oleh satu benda bernama gadget. Saya berbicara lingkup luas. Tidak menyindir siapapun, tidak menghujat siapapun. Seperti tujuan sebelumnya, saya berharap dari tulisan ini, akan ada satu dua manusia yang tergugah hatinya untuk berbenah diri dan menyikapi apa yang terjadi dengan semestinya, selayaknya peranan yang mereka emban.

Besar di lingkungan desa, membuat saya menjadi pribadi yang ramah dan periang. Saya mengenal baik tetangga saya dan lingkungan tempat saya tinggal. Mereka begitu memegang teguh etika bertetangga. Di lain waktu, saya setuju dengan hal yang mereka genggam. Namun, ada kalanya saya merasa, amandemen aturan menyesuaikan perkembangan zaman itu perlu. Disinilah awal saya akan membahas satu demi satu hal yang mungkin secara tidak langsung, dialami kebanyakan orangtua dan remaja.

Bagi beberapa orangtua, khususnya para orangtua yang menikah sebelum tahun 2000 atau bahkan tepat di tahun itu, masih ada yang menjunjung tinggi aturan keluarga mereka, sesepuh, atau bahkan nenek moyang. Menurut saya, baik saja, tergantung pada konteks apa.

Sebagai contoh, saya ambil hal yang saya alami. Yaitu, tentang curhat. Dari kecil, saya tidak terbiasa bercengkrama ringan dengan kedua orangtua saya. Ya, mereka berdua adalah penggiat kerja yang ulung. Saya tidak menyalahkan hal baik yang mereka lakukan demi anak anak mereka, termasuk saya. Saya hanya menyayangkan, kenapa saya tidak pernah membuat obrolan hangat barang sekata dua kata. Jadilah saya sekarang canggung untuk bertanya pendapat atau sekedar menceritakan apa yang saya alami. Terlebih, menceritakan pria yang sedang dekat saya atau semcamnya.
Pemikiran tidak baik yang sudah terbentuk sejak kecil membuat saya tumbuh menjadi pribadi yang sedikit berbeda antara dirumah dan diluar rumah. Saya yang tidak memulai percakapan, serta orangtua saya yang pun tidak menanyakan kabar. Saya pun menjadi kian terbiasa terhadap hal hal dingin seperti itu.

Sampai di suatu waktu, saya sering berkunjung ke rumah teman saya. Saya merasakan ada perbedaan. Perbedaan yang signifikan antara hubungan anak dan orangtua yang saya rasakan dan yang saya perhatikan saat di rumah teman. Saya merasa, terkejut, bingung, heran. Bertanya saya didalam hati, apa memang seharusnya keluarga sedekat ini?

Pertanyaan pertanyaan simple yang saya pun tidak mampu untuk mencari tahu lebih lanjut. Di usia saya sekarang, saya sudah mampu menafsirkan sebab akibat yang saya alami saat ini. Tetapi lebih dari itu, saya pun ingin setidaknya berbagi pengalaman, ilmu baik dalam hubungan manusia dan manusia.

Pertama, apabila anda adalah orangtua, maka yang perlu anda lakukan adalah bagaimana menjadi teman dalam hal apapun bagi putra putri anda. Jadilah teman dekat yang dapat dipercaya oleh mereka untuk berbagi  kisah. Poin pentingnya, jangan sesekali memotong pembicaraan mereka dengan penolakan. Karena akibatnya, akan sangat tidak baik untuk kisah selanjutnya.
Kedua, apabila anda adalah anak anak yang mampu mencerna kalimat demi kalimat yang saya tuturkan, saya curiga, apakah anda semua ada di pihak yang sama dengan saya. Jika iya, sebenarnya anda sudah tau apa yang harus dirubah.

Ketiga, apabila anda sudah berusia remaja, sudah cukup umur untuk setidaknya mendapatkan Kartu Identitas, maka wajib hukumnya bagi anda untuk menjalin hubungan baik antar anak dan orangtua, selagi semuanya kondusif, anda akan baik baik saja. Berbahagia tentunya.

Untuk semuanya, biasakan menceritakan bahkan hal tidak penting hanya untuk obrolan semu di tengah keluarga. Nantinya, kebiasaan kebiasaan seperti itu akan berdampak luar biasa hebat. Tidak akan ada namanya kebohongan diantara keluarga. Semuanya terbuka, semuanya saling tahu.
Open minded sangat diperlukan dalam hal ini. Peranan orangtua sangatlah berpengaruh terhadap pola pikir putra putrinya. Berprinsiplah, dan jangan egois. Ingatlah bahwa baik anak – orangtua dan orangtua – anak adalah simbiosis mutlak yang tidak akan terelakkan.


Senin, 07 Agustus 2017

08.08.2017

Setiap orang berhak bahagia,
Begitu juga dengan kau.
Setiap orang menginginkan yang terbaik untuknya,
Pastinya kau.
Jawaban terbaik adalah waktu.
Dimana sekarang, kalimatmu adalah konsekuensiku. 

Kamis, 27 Juli 2017

Jumat, 21 Juli 2017

22.07.2017

I feel so little fucked up sometimes.
Dini hari, 1:10 AM tulisan ini dibuat. Aku mati rasa. Comfortably numb. Merasa semuanya telah sia sia dan salah. Penyesalan saja tiada berguna. Mencoba berubah? Pastinya. Tapi kadang memang keegoisan melebihi segalanya, merusak semuanya. Tidak semuanya bisa difikir menurut pandangan kita saja memang. Kalau masih seperti itu, egois namanya. Ndak konsisten, labil, nyakitin mulu. Sumpah, manusia apa sampah sebenernya aku ini?
Bodoh.
Dari dulu kesalahanku selalu sama. Takut menyakiti orang lain. Jadi apapun itu, aku selalu memilih kata yang menurutku bisa diterima dengan baik. Benar memang, kelihatannya tepat. Tapi bodohnya tidak pernah berfikir apa dampak dari kata kataku itu. Dan seringkali, itu lebih menyakitkan.
Aku kecewa. Pada diriku sendiri. Selalu salah dalam menilai orang. Bodoh tingkat apa ini?
Blog ini, kepuasan batinku. Karena hanya dengan Tuhan, dan diriku sendiri aku bisa memahami apa yang aku rasakan. Meski kadang, aku pun benci kepada diriku sendiri.
Aku tidak pernah menyalahkan masa lalu. Sama sekali tidak. Tapi, aku terlalu takut masa lalu itu terulang kembali, atau lebih menyakitkan. Entahlah, kadang memahami diriku sendiri aku juga terlalu keberatan.
Rasanya semuanya hilang. Aku tidak bisa percaya siapapun sekarang. Rasanya sakit, tapi hambar. Sudahlah, aku menganggap mati rasa.
Sebenarnya, hidupku ini sudah berkecukupan. Aku bisa sekolah, aku bisa maen, makan, everything I can do. But, selalu saja masih ada yang kosong. Ya, aku tidak selalu bisa merasakan kebahagiaan didalamnya. Dan pekan ini, ada satu yang benar benar ku sesali. Aku benar benar merasa tidak berguna sekarang. Aku terlalu egois untuk tetap menyuruhnya mempertahankanku. Memang, aku sangat menyayanginya. Dan biarlah, apapun dia menganggapnya, yang jelas sedikitpun aku tidak ingin menduakannya. Memang, sempat terlintas di otakku untuk menyukai orang lain. Karena apa? Karena hari itu memang pikiranku gelap dan ditambah ada kabar dia selingkuh. Perempuan mana yang tidak berfikir demikian? Aku yakin semuanya pasti berfikir demikian. Itu wajar menurutku. Yang tidak wajar, ketika pikiran itu lalu di realisasikan dan mendualah ia akhirnya. Itu kebangetan.
Aku benar benar down. Aku nggabisa mikir jernih. Aku tau dia kecewa berat. Tapi tidak perlu bersumpah, aku sama sekali tidak serius dengan kalimatku itu. kalimat “Aku takut merasa nyaman dengannya” “Aku takut menyakitinya”. Sama sekali tidak ada perasaan apapun didalamnya. Memang bodoh aku. Kembali ke pernyataanku diatas. Aku, takut menyakiti lawan bicaraku. Aku tau dengan siapa aku bicara, dan selama ini hanya kalimat itu yang bisa mengalahkan semua pendapatnya. Aku capek disalah salahin. Aku tau aku salah. Aku memang masih merasa bersalah karena hubunganku dengannya memang sangat dekat. Dan dia, yang menemaniku susah dan senang. Cukup sang mantan yang merasakan bajinganku. Cukup aku yang bentrok dengan dia. Sahabatku, jangan. Tapi kesalahanku ada pada kata kataku. Mulutku harimauku. Dimakan sudah aku.
Aku tidak bisa menyalahkan apapun, siapapun, bagaimanapun aku terlibat banyak dalam urusan ini. Aku terlalu egois. Aku tidak bisa intropeksi, aku selalu merasa paling benar. Aku menginginkan semua orang mengerti aku, tanpa imbal balik. Banyak yang bilang, aku pintar. Iya, pintar dalam urusan akademik. Kehidupan? Nol.
Aku tau yang sahabatku lihat, aku tersakiti, aku sering nangis. Ya begini ini aku, gampang percaya sama orang. Dan sekali percaya, blak blakan saja sudah. Tapi semua terlambat. Mereka hanya tau apa yang aku rasakan beberapa minggu lalu. Seandaikata hari itu tidak ada, aku masih merasakan hal yang sama. Bukan karena benar benar disakiti, namun karena pikiranku yang terlalu lebai.
Aku ini lemah ternyata. Kebanyakan nangis. Curhat sana sini. Umbar di sosmed. AH. BODOH.
Yang baru kusadari, dan bisa dibilang agak terlambat adalah tentangnya. Perasaan. Yang selama ini mati matian kujaga, kandas karena kecerobohanku. Sumpah, aku takut dia meninggalkanku sekarang. Tapi disisi lain, aku berharap demikian. Agar dia tak lagi terbebani denganku. No. Aku tidak menginkan perpisahan sekarang. Aku sedang memulai dari awal. Biar aku saja sudah. Aku tau hati ini berkata apa. Sulit baginya memang. Seorang yang pernah kecewa tidak akan mudah mengobati rasa marah di hatinya. Mudah kali memang memaafkan. Tapi kenangan tetaplah kenangan. Kenangan ada untuk dikenang. Sekalipun tidak dikenang, secara tiba tiba bisajadi ia terkenang sehingga sangat mustahil dilupakan.
Dari luar, memang ku akui, dia termasuk lelaki yang bisa dibilang tidak lemah lembut. Dulu, aku berfikir dia kasar, dia egois, dia blab la bla. Tapi setelah berargumentasi dengan diriku sendiri, aku sadar, memang begitu dia sebenarnya. Itu hanya wataknya saja. Tidak semua orang bisa disamakan. Dan itu benar.
Atas alasan, lelaki yang kasar akan selalu mempermainkan wanita, aku mengiranya demikian. Tapi kembali lagi, tidak semua orang bisa disamakan.  At last, aku salah besar, benar benar besar. Perkataannya yang selalu ku abaikan. Sarannya yang selalu kusepelekan. Ah, malu aku.
Sudahlah. Aku memang tidak tau harus berbuat apa selain mencoba untuk tetap konsisten. Berhenti menyalahkan keadaan karena memang ini salahku. Dan sedikit demi sedikit belajar dewasa.
Aku ragu, pagi nanti aku harus chat apa ke dia. Selamat pagi kah? Aku malu. Benar benar malu.
I LOVE YOU,
Sat, 22 July 2017

*Btw, 22 Mei 2016, awal kita mulai chatting lagi setelah vakum lho, hehe.

Sabtu, 15 Juli 2017

16.07.2017

Hari ini adalah kemarinku yang ku semogakan
Ada umpan dibalik jala,
Pun ada hikmah di setiap peristiwa

Nantinya, umpan itu akan dikerumuni banyak ikan
Tapi sayang, ikan itu tidak tau bahwa yang didekatinya adalah ujung kematian
Dia hanya melihat apa yang dia butuhkan,
Dan mendekat tanpa rasa penasaran

Siang hari di berlin,
Aku teringat akan kata seorang pembuat cermin
Dia berkata,
Cermin ini adalah sahabat kita yang sejati,
Hanya dia yang tidak akan menertawakanmu ketika kamu sedang tersakiti

Kemudian berjalan menyusuri lorong lorong kota,
Aku teringat beberapa tahun silam,
Kekasihku pernah mengajariku banyak hal tentang dunia,
Tapi aku mengabaikannya
Aku berkata, itu menurutmu semata,
Aku berbeda
Kemudian suatu senja, dibawah kaki langit jingga,
Aku mengenang suatu perkara
Dimana disana, aku mulai bisa mencerna setiap kata darinya

Bahwasanya seorang penjahat belum tentu berkhianat.

Kamis, 13 Juli 2017

14.07.2017 #Fqstory2

Tengah malam, adalah waktu dimana alam rasanya bersatu dengan suasana hati. Kau tau sayang? Memang aku selalu mengatakan “Aku sudah melakukan yang terbaik semampuku”. Memang, begitulah kiranya. Aku selalu berusaha menjadi apa yang kamu mau meskipun pada akhirnya, aku lah agi yang menghancurkannya.
Menjadi seseorang yang baru itu sama sekali tidak ringan bagiku. Kau tau lingkunganku, dan kuharap kau memang benar benar tau kepribadianku. Amatsangat labil sekali. Itu kenapa aku kadang membenci diriku sendiri. Satu kelemahanku yang memang dari dulu sudah kutau, dan mala mini terucap olehmu : aku tidak bisa mengoreksi kesalahanku sendiri.
Sebenarnya aku sudah lelah. Hampir bisa dibilang putus asa. Aku rasanya ingin menyerah. Kuharap Tuhan memaafkanku karena aku telah berfikir aku tidak berguna. Tangisku tidak terlalu pecah malam ini. Lumayan lah kalau dibandingkan sebelum sebelumnya. Tapi, penyesalan demi penyesalan luar biasa berdatangan. Aku tidak menemukan diriku disini. Lalu dimana? Akankah kau masih sudi menemaniku mencarinya?
Kau bilang aku sengaja melakukannya, kau bilang aku menyusun semua skenarionya. Kau tau sayang? Bahkan berfikir tidak membalas chatmu saja sama sekali tidak terlintas di otakku.
Hubungan kita baik baik saja, sampai seingatku bulan April kemarin. Awalnya satu masalah, kemudian lagi lagi lagi dan lagi. Mungkin iya, yang aku mau Young, Wild and Free. Tapi aku tau, aku sudah tidak bisa se free itu lagi kan?!
Aku marah? Jelas. Tapi siapa yang mau disalahkan. Itu adalah milikku, dan semuanya adalah tanggung jawabku. Aku tidak bisa begitu saja memarahimu, memakimu. Tidak mungkin. Semua itu berlalu begitu saja. Dan sejak hari itu, aku berjanji pada diriku bahwa aku akan mempertahankanmu bagaimanapun itu.
Jauh sebelum aku mengenalmu, pergaulanku ya begini adanya. Model pertemanan yang kukira biasa saja. Aku bukan orang independent seperti yang kamu lakukan saat ini. Sama sekali bukan anti-social. Dan, ya. Aku memang lebih terbuka kepada teman dekatku. Selama ini mereka yang mengerti tentangku. Aku suka berbagi, aku suka bercerita. Dan beribu maaf karena kamu pernah tersinggung dan menganggapku menjelek jelekan kamu. Sungguh, aku minta maaf. Karena, aku butuh bercerita apa yang sedang aku rasakan. Itu akan membuatku lega. Dan sungguh, aku bercerita apa adanya. Dan tidak ke semua orang. Kamu bisa hitung berapa sahabat dekatku dan tidak semuanya kupercaya untuk berbagi cerita.
Tidak tau lagi apa yang aku rasakan malam ini. Aku masih belum mengerti kenapa kamu dulu mendekatiku, kenapa kamu dulu menyatakan rasa itu padaku. Aku sudah menjadi yang lain sekarang. Terlalu berat untuk berkata ‘aku ingin menjadi seperti dulu’. Itu amat jauh rasanya. Sedetik yang lalu saja sudah tidak bisa ku ulangi. Lalu ini apa?
Aku sangat menyayangimu. Tanpa alasan. Ya, itu terjadi secara tiba tiba. Itu kenapa aku juga terlalu sulit menemukan alasan untuk meninggalkanmu sekarang. Kamu memang tidak sempurna, aku tau. Kamu juga bukan idaman, aku mengerti. Sungguh. Tapi aku baru menyadari bahwa selama ini, dari awal kita bertemu sampai hari ini aku belum menemukan alasan kenapa aku masih bertahan. Banyak hal yang bisa dielak sebenarnya. Mendapat respon negative, cacian, kompor, itu sudah menjadi makananku sehari hari.
Kadang aku terlalu berlarut menanggapi omongan itu, hingga aku akhirnya agak mundur dibelakangmu. Lalu, ketika positive thinkingku kembali, aku menguatkan hatiku lebih kuat lagi untuk mendekat kepadamu. Ya, memang sebangsat itu aku.
Ah sudahlah, kata Pidi Baiq :
“Jadi, Sia-sia kata-kata. Aku sedang setuju. Kita pernah senang. Harus lagi. Mari mulai."
Begini saja, aku tidak bisa berfkir jernih pagi ini.Semua memori indah, masih tersimpan rapi disini. Aku tak mau lagi menyakitimu apapun itu. Aku harap aku bisa mengkondisikan rasa rindu ini agar aku tidak ingin bertemu denganmu lagi. Aku tau siapa aku. Harusnya tidak begitu.
Memang rumit, beginilah. Ya, memang wanita. Bisanya hanya meneteskan air mata saja. itu bukan senjata, sayang. Tapi apa yang bisa kami wanita perbuat lagi. Entahlah, aku kurang mengerti tentang sandiwara. Disini aku berbicara tentang aku. Hanya itu, tidak lebih.
Aku selalu menyempatkan menyebut namamu disetiap doaku, terutama setelah solat. Kau tau kenapa? Karena aku tau, Tuhan lebih berkuasa dariku, jadi aku memintamu kepada yang menciptakan dirimu.
Sudahlah sayang, sebentar lagi subuh berkumandang, dan aku harus memaksa mata ini terpejam.
Untukmu, dari jauh, aku merindu.

-       Ditulis dengan rasa strawberry dan coklat.
nt-style:italic'> 

-       Ditulis dengan rasa strawberry dan coklat.
mily: "Arial","sans-serif";mso-fareast-font-family:Arial;color:#333333'>-       Ditulis dengan rasa strawberry dan coklat.

Rabu, 12 Juli 2017

12.07.2017 #Fqstory1

Tentang cinta, siapa sih yang bisa menjelaskan arti cinta dengan sejelas jelasnya? Aku rasa tidak akan ada yang bisa menjelaskannya dengan detail. Menurut para ahli, atau kata-kata bijak yang banyak beredar tentang definisi cinta, itu hanyalah gambaran saja. Bagaimana nampaknya cinta itu di khalayak umum. Tentang sejatinya cinta, hanya kita yang bisa merasa. Tentu,  karena kasih Tuhan semata tentunya.
Manusia tidak akan bisa terpisahkan dengan yang namanya penyakit. Mungkin beberapa saja diantara kita, milyaran manusia yang tidak pernah terjangkit penyakit mulai dari orok sampai dia mati sekalipun. Lagi lagi, itu karena kasih sayang Tuhan.
Hari ini, aku mulai mengerti bagaimana cinta menjalankan perannya sebagai dokter. Uhm, mungkin dokter sekaligus obatnya ya, hehe. Entahlah, aku sudah terbiasa dengan penyakit ini sejak kelas 5 SD. Tidak parah sih, tapi kalau dateng ya drop banget rasanya. Tapi kali ini dia beda. Sama sebenarnya apa yang aku alami, tapi aku dapet obat yang beda.
Percaya atau tidak aku juga hampir tidak percaya, aku belum mengkonsumsi obat medis sama sekali. Sebenarnya sudah mulai dari kemarin malam aku merasakan pusing yang begitu memusingkan ya tentunya, wkwkwk. Nggak deh, bercanda. Pusing yang ya, lumayan berat sampai akhirnya aku tertidur. Aku tidak memimpikan apapun lagi selain dia, sendiri. Bangun jam 3, sholat tahajud, dan memanjatkan doa. Ngantuk benar mata ini rasanya. Aku khawatir saat berdoa malah ketiduran. Doaku itu itu saja. Seandaikata malaikat bisa mengeluh, mungkin dia akan protes karena bosan dengan doaku, untungnya malaikat tidak punya rasa demikian ya, hehe.
Jam 5 kurang, aku mendapat video sejenis tilawatil begitulah, adem rasanya, sampai lagi lagi aku tertidur pulas. Padahal aku sekolah hari ini -_-. Jam 8 lebih aku terbangun, blur sekali pandangan ini kurasa. Begitu lensa mata terfokus pada jam dinding yang menunjuk jarum panjang di 6, aku langsung bergegas prepare go to school. Nyampe sana, udah rame banget dah, udah bisa ketawa ketawa, seneng lah pokoknya.
Aku nyari makan sama temenku, siomay. Aku pengen banget makan siomay seminggu ini, eh Alhamdulillah ketemu disini. Bagiku, makan tanpa sambel itu hambar rasanya. Yaudah, langsung tambahin aja deh. Selang beberapa menit, sakit banget dah ini perut rasanya. Nyalur ke kepala, beh pusing banget rasanya. Aku pulang, sempet cek lab dan ya penyakit itu datang lagi, wkwkwk.
Aku bener bener ngga pegang hp seharian ini. Sekitar jam 7 an, setelah bersih diri, aku telfon dia. “DIA” yang selama ini masih dan selalu menjadi tempat dimana aku ingin bersandar, berhenti berlari, menangis, tertawa, dan berbagi rahasia. Aku tau dia marah, aku tau hubungan kita masih belum stabil. Hampir kehilangan arah. Tapi sebisa mungkin, aku memperbaikinya. Kalau ditanya, sungguh aku ingin berbagi rasa dengannya, seperti awal kita memulai semua. Toh, indah juga untuk dirasa.
Bukan, bukan itu yang ingin kuceritakan. Tapi begini, setelah beberapa kali telfon ndak diangkat, diangkatlah telfon itu. Aku senang, sedih, takut, canggung, dan lain lain. Tapi bagaimana lagi, rasanya sakit di kepala ini hampir hampir hilang seketika. Suhu badan ini seakan akan turun drastic, begitu sempurna. Aku tidak merasa lemas sama sekali. Sungguh aku terlalu rindu hingga suaranya saja bisa mengobati rasa sakit yang harusnya ditebus dengan obat ratusan ribu :).
Hm, entahlah apa yang harus aku lakukan. Aku memang sangat merindukannya.
Hanya Tuhan yang menguatkanku dalam rindu ini. Yang tak banyak orang mengerti.

-          Ditulis dengan segaris senyuman, dan berbutir butir airmata, wkwkwk

BIRTHDAY GIRL !!

  Halooo My GIRLLLL !! It’s been a long time since we met last time right? I know u miss me more than everything haha. You know dear, it...